Petualangan Di Negri Kurcaci

Beberapa Suara kecil terdengar saling berbincang-bincang
"Apa yang ada dalam tasnya !?"
"Buku, Catatan, Pakaian dan Sebuah Denden Mushi !"
Tampak Robin masih terpejam, nampaknya dia tidak sadarkan diri, Apa yang telah terjadi pada Robin ??
Kembali suara-suara kecil saling berbincang
"Pakaiannya terlihat mencurigakan"
"Ayo kita selidiki !"
"Keluarkan semua senjata !"
"Tidak ada yang berharga di bagian C ! "
Lalu terdengar suara Robin"hmm..." Rupanya Robin mulai tersadar
"Di bagian A juga tidak ada"
Tiba-tiba, muncullah dari dalam penutup Dada Robin seorang yang mempunyai perawakan yang sangat kecil, ya.... Itulah seorang Kurcaci.
Kurcaci itu pun melontarkan laporannya:"Di Bagian B juga tidak ada !" sambil keluar dari balik Pakaian penutup Dada Robin
Sontak Robin yang baru sadarkan diri terkejut
Rupanya Robin telah tak sadarkan diri. Kini dirinya mendapati dirinya sedang terlentang dan di kerumuni banyak Kurcaci
Ada yang memeriksa isi bawaan Robin, beberapa yang sedang menodongkan Tombak, ada juga yang keluar dari balik pakain Robin yang rupanya tengah menggeledah seluruh tubuh Robin
Karuan saja itu semua membuat Robin sangat Terkejut
"Dia sudah terbangun !! Semuanya bersiaplah !!" kata salah satu Kurcaci yang menodongkan tombak yang tentu saja berukuran kecil
"Raksasa Manusia telah Bangun !!"
Robin hendak mengangkat kepalanya, tapi mendadak terhenti, ternyata Rambutnya telah dipantek ketanah, bukan hanya Rambutnya, tapi seluruh bagian tubuh yang menempel di tanah telah di jahit dengan tanah, hingga Robin pun tak bisa bergerak sedikit pun, ia pun bertanya:"Dimana ini !?"
"Jangan coba-coba melarikan diri !? Tetap diam ! Kau ini Manusia Raksasa yang jahat kan !??" kata Seorang Kurcaci yang keliatannya dia seorang Kuracaci petarung yang bernama Leo
Robin pun berbicara dalam hati :"Kurcaci..... Ini negeri Mereka !!?"
Seorang Kurcaci lain memperingatkan : "semuanya berhati-hatilah !"
"Kab-san !"
"Raksasa Manusia ini, memiliki Ilmu Sihir" sambung Kurcaci yang ternyata bernama Kab. Ia pun menjelaskannya :"Waktu itu, Banyak tangan seperti Bunga yang muncul di bawah kaki ku, Aku pun tak bisa lari
Rupanya Kurcaci inilah yang telah tertangkap oleh Robin setelah melucuti Pakaian para Marine.
Kab teringat saat tertangkap oleh Tangan-tangan Robin
"Tolong Aku....!!!" teriak Kab
"Kab-saaaaaan " seru temannya
Robin yang bertanya :"Apa kau yang telah melucuti Pakaian para Marine !? Kami melihatnya !"
Ushop yang berada di belakang, lari menghampiri dan berteriak :"Hei Robin ! Apa yang kau maksud dengan Kurcaci !!!"
Tapi Kurcaci lain yang tak tertangka Robin melakukan sesuatu
"BUNGA PENIDUR !!"
Gumpalan Asap menyelimuti Robin dan Ushop yang baru saja sampai di tempat Robin. Sontak mereka berdua terkejut lalu tak sadarkan diri
"Mereka membuat kami tertidur dengan sesuatu... Kuharap Ushop akan baik-baik saja.... Sepertinya Aku masih bisa menggunakan kekuatanku.. Tapi mungkin takkan bisa berbuat banyak" pikir Robin saat ini. Lalu bertanya :"Apa kita ini di dalam Green Bit !?"
"Kau benar.. Kita berada didalam hutan lebat yang di buat Rakyatku ! Tak ada tumbuhan yang tak bisa Kami tumbuhkan.. Ini adalah Negeri Kami, Kerajaan Tontatta !! Kau takkan bisa lari ! Aku telah menjahitmu dengan tanah dengan kekuatan 'Nui-Nui' ku !! Mereka yang telah bertemu dengan Rakyat Tontatta, takkan bisa keluar lagi dengan selamat " kata Leo, yg rupanya dia memilik kemampuan menjahit apa saja
Deg.... Robin terkejut dan sadar saat ini dirinya sedang terancam karena telah bertemu dengan Bangsa Kurcaci Rakyat Tontatta dan berkata :"Aku takkan melukaimu, dan Aku takkan bilang pada siapa pun !"
"Pembohong !! Apa dengan alasan itu, kau pikir bisa bebas !?" Hardik Leo
"Itu benar !!" jawab Robin
"Apaaa !!" Leo terkejut, lalu tiba-tiba saja perangainya jadi berubah "Kalau memang begitu, ya tidak jadi masalah" kata Leo sambil membuka kembali jahitan di tubuh Robin
"ya.. Untunglah"
"Kukira Kau orang jahat"
Kata kurcaci-kurcaci lainnya
"kenapa mereka mudah sekali percaya !?" pikir Robin
"Ini ! Kacamata mu ku kembalikan !"kata Leo sambil menyodorkan Kacamata pada Robin
"terimakasih"kata Robin
"Hey Leo ! Apa yang kau lakukan" kata seorang kurcaci lain
"oh.. Ketua Tontta ! Ternyata Dia orang yang baik" jawab Leo
"Orang Baik !!?" kata Ketua Tontta denga suara yg tinggi
"Begitu yang dikatakannya......"kata Leo
tapi seolah ketua Tontta tersadar kembali dia berkata :"Apa !? Baiklah kalau begitu"
"Mengapa mereka mudah berubah ?? Dan benar-benar mudah percaya begitu saja !?"pikir Robin heran dengan perilaku Kurcaci
"Namaku Gancho... Aku adalah ketua dii kerajaan Tontta ini. Maaf Kami tidak terbiasa bertemu dengan seorang Manusia sedekat ini sebelumnya" kata Gancho seorang Ketua Kerajaan Tontta sang Raja Gancho
Robin melihat jam gantung yg telah menunjukan pukul 2:56
"oh tidak.. Sudah hampir jam 3 !!?" kejut Robin
"apa ada masalah !?" tanya Raja Gancho
"Aku harus menghubungi Law... Ketua Gancho ! Dimana denden mushi ku !?" kata Robin
lalu seorang kurcaci lain yang disisinya ada denden mushi "disini ! Aku telah membebaskannya "
"ah...."Robin lega, tapi hanya sesaat lalu berkata:"oh tidak.. Sekarang bagaimana aku bisa keluar !?"
"Tunggu ! Sebelum kau keluar, kau harus menyerahkan senjatamu ! Itulah peraturannya ! Jika kau tidak mau, Kami akan melucuti pakaianmu !!" kata Leo
Robin berdiri dan berkata :"ah... Tapi Aku tidak membawa senjata apapun"
"jika begitu, maafkan kami ! Kami harus melucuti semua pakaianmu" kata Leo
"!!??"
"KAMI AKAN MELUCUTI SEMUANYA"
Kuracaci Leo dan kuracaci lainnya menyerbu Robin
"huh !?"kaget Robin
Tiba-tiba ada kurcaci lain yang berteriak:"Kalian tidak seperti itu ! Tunggu !!!"
"Flapper ! Apa maksudmu !?" tanya Leo pada kuracaci yang tadi mencegahnya
"Manusai itu, salah satu teman Pahlawan ! "kata Flapper
"Apa Dia !?"
"Apa maksudmu dengan seorang Pahlawan !?"
"Salah satu Manusia besar yang kita tangkap ! Ternyata dia seorang Pahlwan Legendaris yang akan menyelamatkan kita !" kata Flapper menjelaskan
"apa !? Hebaaaat !!"
"itu sungguh hebat !"
"Ushop... Kebohongan apa yang telah dikatakan pada mereka" pikir Robin
Sementara itu di bagian lain pulau Dressrosa di sebuah kota pelabuhan bernama Akacia. Tampak seorang pria yang membawa 3 katana di pinggang tengah berlari.
"kanan !! Kubilang ke kanan !"kata suara kecil
"diam ! Aku sedang terburu-buru !"kata si Pria
"Kenapa kau malah belok kekiri !?"kata suara kecil
" Aku lebih terburu-buru lagi jika tak tepat waktu"kata si Pria
Seorang anak kecil yang heran melihat orang itu bertanya pada ibunya :"Kenapa Orang itu berbicara sediri bu !?"
"jangan melihatnya !?" pinta si Ibu
Ternyata Si Pria itu adalah Zoro dan suara yg kecil itu adalah Kurcaci yang ada disaku bajunya si Zoro
"Itu salahmu !!! Cepat pergi ke Ladang Bunga !!" kata Kuracaci
"Aku tahu... Jadi diamlah !"jawab Zoro
Bagaiman Zoro sudah mendapatkan Pedang Shushui kembali ? Dan kenapa Zoro berlari terburu-buru bersama seorang Kurcaci ?
Pada saat pengejaran si Peri pencuri pedang, Zoro akhirnya mendapati si pencuri yang tengah merintih kesakitan
"owowow..wowowo.. Oh tidaak.. "
"uhuk..."
"Aku sangat bodoh, Aku akan terlihat oleh Manusia ! Kalau aku tidak cepat-cepat aku akan.... Hah !" seorang Gadis Kurcaci tengah menangis kesakitan, tiba-tiba di kagetkan oleh kehadiran Zoro
Zoro juga tak kalah terkejutnya setelah melihat Kurcaci itu,
"Waaaah aku sangat bodoh... Sangat bodoh.. Aku tahu ini akan terjadi... uuoohhh..." Teriak si Gadis Kurcaci yang ada dalam genggaman Zoro.
"Kau ini peri !? Apa kau ini Mainan !?" tanya Zoro heran
"Aku bukan Mainan, Aku Wicca rakyat Tontatta ! Tolong jangan bilang pada siapapun, kalau kau melihat ku !?" pinta Wicca si Kurcaci memelas
"aaahhh... Apa ini"kaget Zoro, tapi kemudian melepaskan dari genggamannya
"Aku tak bisa jalan... Kakiku keseleo... Aku sangat bodoh..bodoh..." kata Wicca sambil memukul-mukul lantai tanah penuh kekesalan.
Walaupun seorang Kurcaci yang memiliki ukuran tubuhnya yang tak lebih besar dari telapak tangan. Tapi kekuatannya pukulannya mampu meretakkan dan merusak tanah yang di pukulnya. Tentu saja lagi-lagi Zoro dibuat heran
"Kekuatan macam apa itu !? Tanahnya sampai retak" pikir Zoro
"Aku mohon ! Bawa Aku ke tempat Komandan ! Tapi Aku bilang, tetap saja semua ini salahmu !" kata Wicca
"itu karena kau mencuri pedangku !?" kesal Zoro
"Kami adalah bagian dari 'Green Manager' di pulai ini.... Manusia-manusia di pulau ini memanggil Kami dengan sebutan Peri dan memberi kami banyak hal... Aku sedang buru-buru.. Aku bagian dari regu pengintai !! Aku harus melaporkan keberadaan Donquixote ke komandan ! Ini kesempatan kami !! Aku baru saja melihat Keluarga Donquixote pergi menyerang Kapal Topi Jerami"kata Wicca
Mendengar Keluarga Donquixote akan menyerang Kapal Sunny, karuan saja membuat Zoro sangat terkejut
"KYIAAA... Bodoh... Aku malah mengatakan semuanya padamu !!" teriak Wicca sambil kembali memukul-mukul lantai.
"Hei.. ! Apa itu benar !? Aku ini salah satu anggota Topi Jerami !"kata Zoro
"Kyiaaaa sangat bodoh !! Aku sangat bodoh.."teriak Wicca kembali memukul-mukul lantai
"Sudah ! Jangan merusak apapun lagi !!" kata Zoro, lalu dia pun segera beranjak berlari sambil berkata :"Yang terpenting.. Mereka tengah mengancam teman-temanku...! Aku harus segera ke Sunny !"
"Tunggu !!! Bawa Aku ke ladang Bunga dulu ! Setelah itu akan ku antar Kau ke pantai" kata Wicca
"Tak mungkin..! Aku harus segera ke pantai sekarang !" kata Zoro
Wicca melihat arah yang dituju Zoro berlawanan dengan arah pantai, segera mengingatkan :"Hei... Itukan arah sebaliknya dari pantai !! Kau sadarkan kau berada dimana sekarang !?"
Deg.....
Zoro pun terhenti dan nampak sedang berpikir. maka tak ada pilihan lain, Zoro pun membawa Wicca bersamanya
Itulah kejadian sebenarnya, kenapa Zoro bisa bersama Wicca berlari terburu-buru. Setelah mendengar penjelasan dari Wicca tentang keluarga Donquixote Doflamingo,
" jadi begitu... Rupanya keluarga Doflamingo telah memantau keberadaan Kami.. Haah.. Ha,,,," kata Zoro sambil berlari di antara orang-orang kota
"benar.. Kami telah melihatnya" jawab Wicca
"Kalau begitu.. Apa kalian juga bagian dari keluarga Doflamingo !?"tanya Zoro
"ya... Eh... Itu rahasia..."jawab Wicca
"Sial... !! Bukan hanya kapal yang berada dalam bahaya, tapi juga semuanya ! Aku tak punya denden mushi.. Jadi aku tak bisa menghubungi mereka ! Hei.... Apa kita sudah dekat !?" kata Zoro
"Belum naiklah ke tangga batu itu !" seru Wicca
Tapi Dasar emang Zoro si raja tersesat, bukannya Naik malah lurus saja tak menaiki tangga
"Kubilang Naik !!!! Apa kau ini Bodoh !! " teriak Wicca
"Diam !!" kesal Zoro
Sementara itu di kolesium Corrida,pertandingan di blok C akan
segera dimulai. Pertandingan yang terdiri dari banyak veteran
akan segera dimulai, para peserta bahkan telah mulai memasuki
arena.
"Tentunya, ini dia tiga peserta favorit dari Kano..."
Sementara panitia mulai mengumumkan, tampak Rebecca si
Gladiator wanita sedang berdiri murung di depan sebuah jendela.
"Tunggu, tuan kera!!" terdengar suara anak kecil mengejar-ngejar
mainan berbentuk kera di luar sana. Dari yang murung sambil
menatap sesuatu yang dipegangnya, Rebecca jadi tersenyum setelah melihat anak
itu.
"Taman bunga apa? Hei!!"
selanjutnya tampak juga Franky yang
menggendong si boneka tentara melewati tempat itu. "Diam dan
terus saja berjalan!! Kita akan membicarakannya di sana!!" ucap si
boneka tentara. "Kita tak boleh terlihat oleh polisi!!" tambahnya
lagi.
"kau itu tentara, kan??" ucap Zoro.
Dari tempatnya, rebecca tampak kaget saat melihat si tentara.
"Tuan tentara!!" teriaknya.
"Rebecca..." si boneka tentara memasang wajah yang seolah-olah
tak mau menemuinya.lalu berkata lagi:"Aku melihat daftarnya di dalam... jadi kau juga ikut
berpartisipasi ya..."
"hiks... aku... aku juga akan melakukannya kau
tahu!!? Aku akan memenangkan turnamen ini!! Tuan tentara!!"
teriak Rebecca sambil menangis, dengan memasang wajah yang
mirip seseorang yang ingin membuktikan pada seseorang yang sangat berharga, kalau dia
mampu melakukannya.
"Dan kemudian..." Rebecca masih menangis
Sementara si tentara
masih tampak tak terlalu mempedulikannya, malah
berkata pada Franky, "Sudah sudah, jangan hiraukan,
terus saja jalan"
Rebecca kembali berkata "Dan kemudian setelahnya,,, kita hidup bersama!!!!" masih dengan gelimangan air mata.
Akhirnya, si
tentara mainan menjawabnya, "Ksatria yang cengeng takkan bisa
memenangkan turnamen!! Franky, cepat.."
"Hei, apa benar ini tak apa-apa?? Dia menangis.." tanya Franky.
"Itulah kenapa kubilang kau harus cepat.." ucap si boneka, lalu melanjutkan perkataanya :
"Bahkan.. mainan pun memiliki sesuatu yang ingin dilindungi...
meski... air mata tak akan keluar dari mata mainan ini.."
Di pantai Selatan Green Bit, tampak Law dan Caesar telah siap,
menunggu kedatangan Doflamingo seperti yang telah dijanjikan.
Waktu sebelum tepat jam tiga adalah tinggal dua menit lagi.
"Hei Law!! Ini Sanji!!" tiba-tiba saja Sanji menghubungi Law
dengan denden mushi.
"kaki hitam.. apa kau sudah menemukan
pabriknya??"
"Ini bukan waktunya untuk membicarakan itu!!" kata Sanji lalu melanjutkan perkataannya :
"Dengarkan aku, kalian harus segera pergi dari tempat itu!!"
"Apa yang kau bicarakan?? Kita telah memiliki
Caesar sekarang.." ucap Law.
"Doflamingo sama sekali tak keluar dari Shichibukai!!!" jelas
Sanji.
"Eeh!??" Law tentu saja kegt.
"Meskipun sekarang kau telah
memiliki Caesar, namun tak akan ada kesepakatan apapun!! Kita
benar-benar telah ditipu!!"
"Hei, aku tak mengerti, apa sebenarnya yang terjadi!??"
"Aku akan menjelaskannya nanti, sekarang cepat pergi dari pulau
itu !!"Teriak Sanji
"fufufufufu..."Tampak Doflamingo 'terbang' menujiu ke tempat Law dab Caesar berada
Begitu juga dengan Pasukan Marine di bawah pimpinan sang Admiral Fuzitora tampak
telah mempersiapkan Pasukannya "Semua Regu ! Segera berangkat ke Pantai Selatan" Perintah Fuzitora
"Cepat!!" teriak Sanji lagi.
Law yang telah mengetahui kedatanga Doflamingo segera menjawab :"Bodoh... sudah
terlambat.." ucap Law.
Law terjebak.
Bersambung ke One Piece Chapter 712